Saya ingin sedikit berbagi pengalaman betapa mengerikannya efek makanan-makanan yang akan saya bahas disini jika dikonsumsi hampir setiap hari. Seminggu kemarin saya sakit perut atas hingga tembus ke belakang. Awalnya saya pikir itu hanyalah maag yang sudah biasa menyerang saya karena pada waktu itu tepatnya hari kamis (13/04/2014) dari pagi hingga sore saya tidak makan apa-apa dan tidak jajan pula, malam harinya baru makan nasi (kebiasaan buruk, jangan ditiru :D). Setelah dua hari ga reda-reda sakitnya, akhirnya saya minum obat maag (biasanya sih ga minum obat maag tapi makan teratur hilang sendiri sakitnya). 2x minum obat maag tidak memberikan efek apa-apa bagi perut saya. Apalagi jika bangun tidur, perut dan punggung terasa amat sakit. Akhirnya pada hari seninnya saya berobat ke dokter spesialis penyakit dalam dan dokter menyarankan saya untuk usg abdomen.
Jumatnya saya kembali ke dokter tersebut sambil membawa hasil usg. Ada 2 hasil dalam usg itu dan menggunakan bahasa kedokteran, intinya yang pertama adalah maag, dan saya tidak terkejut karena saya memang punya maag dari dulu. Yang cukup mengejutkan adalah yang kedua, yaitu di kantung empedu terdapat endapan lemak yang menyebabkan sakit luar biasa di perut atas sampai tembus ke belakang. Whaaaattt? Endapan lemak??? Sulit dipercaya mengingat tubuh saya kurus dengan berat badan 40kg ga naik-naik, malah turun iya. Dokter pun menyarankan saya untuk DIET selama 3 bulan dengan tidak makan makanan yang bersantan, berlemak, dan goreng-gorengan (padahal sebelum ketemu dokter abis makan nasi padang -_-), atau jika masih terus terasa sakit, maka dilakukan operasi pengangkatan kantung empedu (amit-amit ya Allah...).


