..:::.. Riena Samputri ..:::..

Minggu, 30 Maret 2014

Jurnal : Perkembangan Kejahatan Komputer (Cybercrime) di Indonesia

PERKEMBANGAN KEJAHATAN KOMPUTER (CYBERCRIME) DI INDONESIA


1. Zahrina Yulia Samputri (18110816), 2. Hendra Ruslim (13110210)
Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
Universitas Gunadarma


ABSTRAK

   Maraknya tindakan kejahatan dalam penggunaan teknologi yang berbasis komputer dan jaringan telekomunikasi membuat para kalangan pengguna menjadi resah. Karena melalui dunia internet, apapun dapat dilakukan. Segi positif dari dunia maya ini tentu saja menambah trend perkembangan teknologi dunia dengan segala bentuk kreatifitas manusia. Namun dampak negatif pun tidak bisa dihindari. Tatkala pornografi marak di media internet, masyarakat pun tak bisa berbuat banyak.
   Di Indonesia sendiri kejahatan komputer sudah sering kali terjadi karena keamanan sistem yang kurang memadai dan hukum mengenai teknologi informasi di Indonesia yang tidak kuat. Padahal internet sekarang sudah  menjadi bagian penting dalam berbagai sektor bisnis, pemerintahan, pendidikan, entertainment, dan pelayanan data yang dilakukan secara online.

Minggu, 23 Maret 2014

Hati-Hati Terhadap Junk Food dan Fast Food

Saya ingin sedikit berbagi pengalaman betapa mengerikannya efek makanan-makanan yang akan saya bahas disini jika dikonsumsi hampir setiap hari. Seminggu kemarin saya sakit perut atas hingga tembus ke belakang. Awalnya saya pikir itu hanyalah maag yang sudah biasa menyerang saya karena pada waktu itu tepatnya hari kamis (13/04/2014) dari pagi hingga sore saya tidak makan apa-apa dan tidak jajan pula, malam harinya baru makan nasi (kebiasaan buruk, jangan ditiru :D). Setelah dua hari ga reda-reda sakitnya, akhirnya saya minum obat maag (biasanya sih ga minum obat maag tapi makan teratur hilang sendiri sakitnya). 2x minum obat maag tidak memberikan efek apa-apa bagi perut saya. Apalagi jika bangun tidur, perut dan punggung terasa amat sakit. Akhirnya pada hari seninnya saya berobat ke dokter spesialis penyakit dalam dan dokter menyarankan saya untuk usg abdomen. 

Jumatnya saya kembali ke dokter tersebut sambil membawa hasil usg. Ada 2 hasil dalam usg itu dan menggunakan bahasa kedokteran, intinya yang pertama adalah maag, dan saya tidak terkejut karena saya memang punya maag dari dulu. Yang cukup mengejutkan adalah yang kedua, yaitu di kantung empedu terdapat endapan lemak yang menyebabkan sakit luar biasa di perut atas sampai tembus ke belakang. Whaaaattt? Endapan lemak??? Sulit dipercaya mengingat tubuh saya kurus dengan berat badan 40kg ga naik-naik, malah turun iya. Dokter pun menyarankan saya untuk DIET selama 3 bulan dengan tidak makan makanan yang bersantan, berlemak, dan goreng-gorengan (padahal sebelum ketemu dokter abis makan nasi padang -_-), atau jika masih terus terasa sakit, maka dilakukan operasi pengangkatan kantung empedu (amit-amit ya Allah...).

Rabu, 19 Maret 2014

Jurnal : Etika Profesi di Bidang Teknologi Informasi

ETIKA PROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI


1.  Zahrina Yulia Samputri (18110816), 2. Hendra Ruslim (13110210)
Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
Universitas Gunadarma


ABSTRAK

   Etika dalam bidang teknologi informasi, khususnya komputer sudah ada sejak era 1940-an. Seiring perkembangan zaman, etika komputer terus berkembang hingga saat ini mengikuti perkembangan zaman. Kode etiknya pun berbeda-beda disebabkan oleh perbedaan adat istiadat, budaya, dan peranan tenaga ahli profesi yang didefinisikan dalam suatu negara.

   Etika profesi adalah bagian dari etika sosial yang mengharuskan suatu individu atau kelompok menjalankan profesinya secara professional agar diterima oleh masyarakat. Dengan etika profesi diharapkan kaum professional dapat bekerja sebaik mungkin, serta dapat mempertanggungjawabkan pekerjaan yang dilakukannya.

PENDAHULUAN

   Teknologi informasi dewasa ini memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Perkembangan teknologi yang terjadi seolah menjadi revolusi yang memberikan banyak perubahan pada cara berpikir manusia, baik dalam usaha pemecahan masalah, perencanaan, maupun dalam pengambilan keputusan. Sehingga bukanlah suatu hal yang berlebihan jika dikatakan bahwa teknologi informasi merupakan alat sosial, karena kenyataannya bahwa teknologi informasi dipergunakan secara intensif pada berbagai macam profesi.
   Dalam dunia teknologi informasi, etika juga berpengaruh dalam menentukan moral suatu individu. Misalnya dalam suatu perusahaan, seorang programmer memiliki etika yang baik dalam berkomunikasi, maka hal itu akan membawa dampak positif bagi perkembangan karirnya.
   Maka, dapat disimpulkan bahwa etika merupakan satu set kepercayaan, standar, atau pemikiran yang mengisi suatu individu, kelompok atau masyarakat. Dengan adanya etika, diharapkan suatu individu, kelompok atau masyarakat dapat saling menjaga moralnya dengan baik.

Senin, 17 Maret 2014

Layar Tancap di Blok G Tanah Abang


Pada tulisan kali ini saya ingin menanggapi usaha Pemprov DKI dalam menarik pengunjung untuk berbelanja di pasar blok G tanah abang.
Berdasarkan berita yang dimuat media online kompas, Walikota Jakarta Pusat menyediakan fasilitas layar tancap di lantai 3 pasar blok G tanah abang untuk memikat pembeli agar berbelanja di blok G namun sampai saat ini belum membuahkan hasil bagi para pedagang di blok tersebut. Kios-kios masih saja sepi pengunjung, bahkan beberapa kios memilih tutup. 
Menurut saya, menyediakan fasilitas layar tancap tersebut kurang tepat. Layar tancap tersebut terkesan hanya seperti TV penghibur di kafe-kafe yang menyediakan tontonan gratis. Tentunya lebih nyaman nonton di kafe daripada di pasar. Saran saya, sebaiknya Pemprov DKI sekalian saja membuka bioskop kecil dengan harga merakyat tetapi memiliki fasilitas sebagaimana mestinya bioskop dan dimana lokasi bioskop tersebut mengharuskan pengunjung melewati blok G.